Dengan Resep Ayam Betutu Khas Bali Ini Makan Menjadi Tambah Lahap


Lagi pengen makan ayam betutu khas bali, kalo ke Bali kejauhan ya, atau kerestoran harganya juga cukup mahal, yuk kita membuatnya selain hemat, dijamin rasanya engga kalah dengan yang ada di bali atau resto yang menyediakan makanan khas bali, makan pun menjadi tambah lahap !


Bahan :
1 ekor ayam kampung (bersihkan dan sisihkan jerohannya)
2 batang serai (memarkan)
2 lembar daun salam
Daun pisang (secukupnya)
4 lembar daun jeruk
Minyak goreng (secukupnya untuk menumis bumbu dan ayam)

Bumbu Halus :
15 buah cabai merah besar (buang isi)
5 cm jahe
6 cm kunyit
5 cm lengkuas
2 batang serai (bakar dulu dan ambil bagian batang yang putih saja)
100 gram bawang merah
7 siung bawang putih
1 sendok teh ketumbar
5 butir kemiri
1/2 sendok teh merica
Garam (secukupnya, kira-kira 2 sdt)
Gula (secukupnya)
Kaldu ayam bubuk (secukupnya, agar rasa ayam betutu makin gurih)

Cara Membuat Ayam Betutu Khas Bali :
  1. Tumis semua bumbu yang telah dihaluskan hingga harum dan cukup matang. Angkat bumbu lalu sisihkan sebentar biarkan bumbu cukup hangat atau dingin.
  2. Lumuri daging ayam dengan bumbu yang telah ditumis sampai rata. Agar daging ayam makin sedap dan gurih, kita juga bisa melumurinya memakai perasan air jeruk nipis dan sedikit garam sebelum melumurinya dengan bumbu.
  3. Bungkus daging ayam yang telah dilumuri dengan bumbu pakai daun pisang secukupnya. Tambahkan daun jeruk, daun dalam dan batang serai agar rasa ayam betutu makin sedap.
  4. Jika ingin ayam betutu matang sempurna, setelah dibungkus memakai daun pisang, bungkus lagi dengan aluminium foil.
  5. Kukus ayam di dalam dandang yang telah dipanaskan kira-kira selama 2 jam.
  6. Terakhir, setelah selesai dikukus, panggang ayam betutu ke dalam oven dengan suhu 185 derajat celcius kira-kira selama 30 menit.
  7. Angkat ayam dan sajikan bersama nasi putih, lalapan serta taburan bawang goreng di atasnya. 
Untuk 4 Porsi

Terima kasih telah membaca : Dengan Resep Ayam Betutu Khas Bali Ini Makan Menjadi Tambah Lahap